Atletnya Dilarang Masuk, Israel Sebut PM Malaysia Fanatik Anti-Semitisme

Saturepublik.com – Israel menuduh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad sebagai fanatik anti-semit setelah melarang atletnya berpartisipasi dalam ajang kejuaraan olahraga yang dilangsungkan di Negeri Jiran tersebut.

Situasi tersebut ditambah pernyataan Malaysia yang tidak akan menjadi tuan rumah untuk turnamen olahraga yang melibatkan atlet asal Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Emmanuel Nahshon mengecam keputusan Malaysia yang melarang atlet dari negaranya dan menyebut langkah tersebut bertentangan dengan semangat Olimpiade.

“Israel mengecam keputusan yang terinspirasi oleh anti-Semitisme fanatik dari PM Malaysia Mahathir,” ujarnya, dilansir AFP, Kamis (17/1/2019).

Kuala Lumpur telah dua kali menolak delegasi Israel untuk hadir dalam acara olahraga yang digelar di Malaysia. Pada 2015, dua atlet selancar Israel terpaksa mengundurkan diri dari kompetisi di Pulau Langkawi setelah permohonan visa mereka ditolak.

Malaysia juga pernah menolak tawaran menjadi tuan rumah konferensi untuk badan sepakbola dunia, FIFA, pada 2017, karena akan ada delegasi Israel yang hadir.

“Kami mendesak kepada Komite Paralimpik Internasional untuk mengubah keputusan yang salah itu atau mengubah lokasi kejuaraan,” tambahnya.

Malaysia akan menjadi tuan rumah ajang kejuaraan renang dunia pada Juli mendatang yang sekaligus menjadi seleksi kualifikasi untuk Paralimpiade Tokyo 2020. Dengan adanya larangan dari otoritas Malaysia terhadap atlet Israel untuk masuk ke negara itu, maka mereka terancam kehilangan peluang untuk meraih tiket ke ajang Paralimpiade.

Kuala Lumpur telah menolak permohonan badan olahraga dunia untuk mencari solusi permasalahan itu. Namun Menteri Luar Negeri Malaysia, Saifuddin Abdullah, pada Rabu (16/1/2019), justru menegaskan bahwa negaranya tidak akan menjadi tuan rumah untuk acara yang diikuti Israel.

“Ini adalah tentang perjuangan atas nama mereka yang tertindas,” ujar Saifuddin. Malaysia merupakan salah satu negara mayoritas Muslim yang tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Israel.

Bahkan memasuki negara itu dengan paspor Israel dilarang. Malaysia juga merupakan salah satu pendukung kuat Palestina. Ribuan warga Malaysia turun ke jalan dalam aksi protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 2017 lalu.

13 KOMENTAR

  1. Does your blog have a contact page? I’m having problems locating it but,
    I’d like to shoot you an email. I’ve got some ideas for your blog
    you might be interested in hearing. Either way, great site and I look forward
    to seeing it develop over time.

  2. Hello there! I could have sworn I’ve been to this web
    site before but after going through many of the posts I realized it’s new to me.
    Nonetheless, I’m certainly happy I discovered it and I’ll be bookmarking it and checking back frequently!

  3. Hey there! Someone in my Myspace group shared this site with us so I came to look it over.
    I’m definitely loving the information. I’m book-marking
    and will be tweeting this to my followers! Exceptional blog and excellent
    style and design.

  4. Whats up very nice web site!! Guy .. Beautiful .. Superb ..
    I will bookmark your website and take the feeds additionally?
    I’m happy to seek out a lot of useful information right here within the put up, we
    want develop extra techniques in this regard, thank you for sharing.
    . . . . .

  5. Excellent post. I was checking constantly this blog and I am impressed!

    Very helpful info particularly the last part 🙂 I care for such information much.
    I was looking for this certain information for a very long time.
    Thank you and best of luck.

  6. It’s a shame you don’t have a donate button! I’d
    most certainly donate to this excellent blog!
    I guess for now i’ll settle for bookmarking and adding
    your RSS feed to my Google account. I look forward to
    fresh updates and will share this blog with my Facebook group.
    Talk soon!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here