Bukti Cuma Link Berita, Bawaslu Tolak Laporan BPN Soal TSM
Sidang putusan pendahuluan Bawaslu soal dugaan kecurangan TSM.

Saturepublik.com – Bawaslu kembali tidak menerima laporan yang diajukan BPN Prabowo-Sandi atas dugaan kecurangan pemilu terstruktur, sistematis, dawn masif (TSM). Itu karena bukti yang diajukan hanya berupa link berita.

“Menyatakan laporan dugaan pelanggaran pemilu TSM tidak dapat diterima,” kata Ketua Bawaslu, Abhan, dalam sidang putusan pendahuluan di kantor Bawaslu RI, jalan MH Thamrin No 14, Jakarta Pusat, Senin (20/5).

Bawaslu menyebutkan, bukti-bukti yang diajukan BPN Prabowo-Sandi belum memenuhi kriteria TSM. Bukti yang diajukan BPN Prabowo-Sandi di antaranya hanya berupa link berita.

“Dengan hanya memasukkan bukti berupa link berita dalam laporan pelanggaran administrasi pemilu yang terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif, maka nilai kualitas bukti belum memenuhi syarat,” kata Fritz Edward Siregar selaku anggota Bawaslu.

Putusan pendahuluan yang ditolak Bawaslu ini berdasarkan aduan dari anggota BPN Prabowo-Sandi, Dian Fatwa. Sebelumnya, Bawaslu lebih dahulu menolak aduan serupa dari Djoko Santoso dan Hanafi Rais.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here